Pinjaman modal bagi para pengusaha yang akan mengembangkan bisnis, tentunya memerlukan modal usaha yang tidak sedikit. Keuntungan yang di dapat dari usaha yang telah dijalankan seringkali tidak menlumayani, termasuk para pengusaha baru yang tentunya membutuhkan lebih banyak modal untuk memulai usaha. Demi menunjang hal tersebut, para pengembang dan pengusaha baru tidak sedikit yang akhirnya mengajukan pinjaman modal. Pengajuan  pinjaman modal seringkali tak semudah yang dikira, pengajuan pinjaman bisa saja disetujui  ataupunpun pengajuan Anda bisa saja ditolak oleh penyedia pinjaman. Naah! agar pengajuan modal yang diajukan dapat disetujui, berikut tip-tip yang perlu Anda ketahui sebelum mengajukan pinjaman modal.

    Pertama – Lengkapi Persyaratan Pinjaman Anda

Sebagai calon debitur yang hendak mengajukan pinjaman kepada lembaga keuangan, tentunya terdapat beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi. Persyaratan tersebut bisa anda temukan dari website ataupunpun dapat menghubungi langsung pihak penyedia pinjaman. Anda mulai melengkapi persyaratan sesuai dengan kriteria dari pihak penyedia pinjaman. Sebagai informasi, persyaratan dokumen yang biasanya harus dilengkapi oleh calon debitur diantaranya:

  • Kartu Identitas ataupunpun KTP,
  • Kartu keluarga,
  • Bukti kepemilikan rumah dan bukti penghasilan,
  • Jaminan Pinjaman (BPKB ataupunpun Sertipikat)

Baca Juga: Syarat-syarat Pengajuan Pinjaman Modal Gadai BPKB

Mengetahui dokumen awal persyaratan pembiayaan menjadi sangat penting, bisa saja persyaratan tersebut butuh waktu untuk Anda lengkapi. Seperti hal nya dokumen identitas yang sudah tidak berlaku, kartu keluarga yang belum terupdate ataupunpunpun bukti kepemilikan rumah yang belum ada. Jika persyaratan dokumen bisa dilengkapi di awal pengajuan oleh calon debitur,  tentunya akan menghemat waktu Anda dan proses pengajuan pinjaman modal Anda akan lebih cepat diproses oleh penyedia pinjaman.

    Kedua – Cek Kembali Kemampuan Keuangan Anda

Selain melengkapi persyaratan dokumen yang menjadi kriteria pinjaman, pihak pemberi pinjaman juga akan mempertimbangkan kemampuan keuangan calon debitur. Hal ini bertujuan untuk mengukur apakah calon debitur mampu untuk melakukan pembayaran cicilan selama masa pinjaman berlangsung. Pada saat proses pengajuan nanti, pihak penyedia pinjaman akan melakukan pengecekan langsung tempat usaha Anda. Pihak penyedia pinjaman modal juga akan melakukan wawancara terhadap proses usaha yang Anda jalankan dan bagaimana pengembangan usaha Anda kedepannya.

Anda akan diminta menjelaskan secara detail terkait usaha yang sedang Anda jalankan. Pihak penyedia pinjaman tentunya ingin mengetahui bagaimana modal yang akan disalurkan nanti bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh calon debitur. Selain itu, bukti transaksi keuangan usaha Anda juga harus dipersiapkan, agar nanti pihak penyedia pinjaman bisa memperkirakan kemampuan keuangan dari bisnis yang Anda jalankan. Persiapkan segala informasi terkait usaha Anda agar pihak penyedia pinjaman bisa lebih memproses pengajuan pinjaman modal.

    Ketiga – Pastikan Riwayat Pinjaman Anda Tidak Bermasalah

Riwayat pinjaman ialah catatan pinjaman yang pernah Anda lakukan sebelumnya di penyedia pinjaman lain. Semua riwayat pinjaman dana Anda seperti kredit multiguna, cicilan kendaraan, kartu kredit pastinya akan di cek oleh penyedia pinjaman. Pengecekan ini bertujuan untuk meminimalisi kemampuan gagal bayar dari calon debitur ataupunpun calon konsumen. Makanya, pihak penyedia pinjaman modal tentunya memiliki akses untuk dapat melakukan pengecekan riwayat pinjaman dari calon debiturnya.

Riwayat pinjaman modal calon debitur akan dijadikan pertimbangan dalam proses pengajuan pinjaman Anda. Jangan sampai nanti ternyata Anda memiliki riwayat yang tidak bagus dan dapat mempengaruhi proses pengajuan pinjaman modal. Riwayat pinjaman ini akan terus melekat pada calon debitur selama Anda masih bersinggungan dengan lembaga keuangan. Jika Anda memiliki riwayat tunggakan pinjaman di tempat lain, maka sebaiknya di lunasi terlebih dahulu agar riwayat pinjaman bersih dan pengajuan pinjaman bisa disetujui.

    Keempat – Tentukan Agunan Anda Saat Pengajuan Pinjaman Modal

Pengajuan pinjaman dana yang disediakan oleh penyedia pinjaman pastinya ada agunan yang akan dijaminkan oleh calon debitur. Agunan ini bertujuan sebagai jaminan apabila calon debitur tidak mampu memenuhi kewajiban pembayaran sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati oleh pemberi pinjaman. Pada saat mengajukan pinjaman Anda harus mempersiapkan untuk agunan yang akan dijaminkan. Bentuk Agunan yang bisa dijadikan jaminan seperti BPKB Kendaraan Mobil, BPKB Kendaraan Motor ataupunpunpun Sertifikat Rumah. Pastikan Anda mengecek terlebih dahulu kelengkapan dokumen dari agunan tersebut. Agunan yang akan Anda jaminkan juga akan menentukan nominal pinjaman modal yang dapat disetujui. Pihak penyedia pinjaman akan menghitung perkiraan pinjaman modal yang dapat diberikan sesuai dengan agunan calon debitur.

    Kelima – Cari Penyedia Pinjaman Modal Sesuai Kebutuhan Anda

Penyedia pinjaman tentunya menawarakan fasilitas yang menjadi kebutuhan calon debitur seperti proses yang mudah, bunga yang rendah ataupunpun pinjaman yang besar. Tapi nyatanya tidak semua penyedia pinjaman bisa sesuai dengan kebutuhan Anda. Cari tau informasi lengkap terhadap penawaran dari pihak penyedia pinjaman. Info lebih lanjut pinjaman dana gadai bpkb online.

Penyedia pinjaman biasanya menyediakan informasi terutama simulasi perhitungan pinjaman kepada calon debitur. Anda juga bisa menghitung sendiri sesuai kebutuhan pinjaman modal yang akan di ajukan. Selaian Anda juga pastikan apakah penyedia pinjaman dapat proses pengajuan sesuai dengan domilisi Anda karena bisa saja beberapa daerah tidak bisa diproses oleh penyedia pinjaman. Jika Anda butuh informasi yang lebih jelas, segera tanyakan kepada pihak penyedia layanan. Pilihlah penyedia pinjaman yang tepat yang bisa memenuhi kebutuhan pinjaman yang akan Anda ajukan.


Klik : Ajukan Pinjaman